Selasa, 10 Januari 2012

Launching Difabel Corner Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta




UIN Sunan Kalijaga telah menetapkan diri sebagai kampus inklusif, yaitu kampus yang memberikan akses pendidikan yang setara kepada setiap orang, tanpa melihat asal-usul ras, agama, kelas sosial dan ekonomi, maupun keadaan jasmaninya. Mereka yang secara fisik memiliki kebutuhan khusus mendapatkan jaminan hak pendidikan yang setara di UIN Sunan Kalijaga (hingga saat ini UIN sudah dan sedang mendidik 40 mahasiswa berkebutuhan khusus atau difabel)

Untuk menjadikan UIN Sunan Kalijaga sebagai kampus inklusi, berbagai upaya perluasan aksesibilitas kampus terus dilakukan. Untuk aksesibilitas fisik, hamper seluruh lantai satu UIN telah diberi fasilitas ram (tangga landai) yang memungkinkan kursi roda untuk mengaksesnya. Masjid UIN Sunan Kalijaga, misalnya, adalah salah satu dari sedikit masjid yang sudah aksesibel dan memberikan shaf khusus bagi yang berkursi roda.
Selain aksesibilitas fisik, upaya lainnya adalah meningkatkan aksesibilitas manajemen, aksesisibilitas administrasi, dan yang paling penting adalah aksesibilitas kegiatan akademik dan penunjang akademik sebagai bentuk layanan prima bagi para mahasiswa difabel. Mulai dari proses pendaftaran mahasiswa baru, tes masuk, pendampingan saat kuliah, hingga persiapan untuk lulus dan terjun di masyarakat.
Salah satu fasilitas penunjang akademik yang kini telah disiapkan adalah Difabel Corner. Difabel Corner adalah layanan yang terintegrasi dengan layanan Perpustakaan UIN agar koleksi perpustakaan UIN aksesibel, terjangkau dan dapat diakses dengan mudah oleh para difabel.
Difabel Corner menyediakan (a) koleksi adaptif, (b) teknologi bantu, dan (c) bantuan personal untuk menjamin tersedianya akses pengetahuan bagi para difabel. Koleksi adaptif yang kami sediakan meliputi buku-buku Braille, buku elektronik yang ramah difabel, audio book (buku yang dibaca dan direkam dalam bentuk suara) dari berbagai judul buku popular dan buku-buku kuliah.
Untuk saat ini teknologi bantu yang tersedia di Difabel Corner adalah teknologi bantu untuk para tuna netra. Difabel Corner menyediakan komputer-komputer yang dilengkapi Jaws (pembaca layar) yang membantu tuna netra dalam menavigasi menu dan isi komputer. Selain menyediakan koleksi, Difabel Corner juga akan memproduksi sendiri koleksi-koleksinya: mulai dari pencetakan koleksi Barialle sampai dengan pembuatan audio book dan eBook untuk buku-buku yang belum memiliki versi eBook.
Ke depan, koleksi Difabel Corner akan terus diperkaya melalui program kerjasama dengan berbagai penerbit dan perorangan yang peduli dengan pembuatan teknologi bantu untuk semakin memudahkan para difabel dalam memperoleh akses pengetahuan yang setara.
Tanggal 20 Desember 2011 ini, Difabel Corner secara resmi dibuka oleh Pembantu Rektor 1 UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan akan beroperasi setiap hari dan jam kerja. Untuk yang berminat memanfaatkan, silakan datang ke gedung perpustakaan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Lt. 1.

Seminar Nasional TEKNOIN 2011 FTI UII Yogyakarta: 19 November 2011

Seminar Nasional TEKNOIN yang dilaksanakan oleh Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia Yogyakarta (FTI UII) akan kembali digelar pada 19 November 2011.
Seminar ini boleh diikuti dengan 5 tema, yaitu Teknik Industri, Teknik Kimia, Teknik Informatika, Teknik Elektro dan Teknik Mesin. Untuk informasi selengkapnya, silahkan buka web seminar tersebut berikut ini:

Workshop & Seminar Fotografi Gratis: Grand Opening GUDANG DIGITAL Photography Jogja: 21 September 2011

Dalam rangka Grand Openingnya, GUDANG DIGITAL Yogyakarta mengundang Anda para fotografer untuk mengikuti Workshop & Seminar Fotografi yang akan diselenggarakan pada Rabu & Kamis, 21-22 September 2011. Berikut informasi selengkapnya:
PEMATERI:
* Makarios Soekoja (Underwater Photography)
* Jhony Hendarta (How To Be Creative Lighting)
* Kristupa W. Saragih (Strowbis Creative Lighting)
* Tunggul Setiawan (Travelling Photography)
* Herry Gunawan (Documentary Photography)
* Bajigur (Reimaging The Future)
* Tomy Setyaki A. (Non Commercial Photography)
* Imelda Sanuarita (Samsung Indonesia)
RUNDOWN ACARA:
Rabu, 21 September 2011
* Registrasi (09.00-10.00)
* Tunggul Setiawan – Travelling Photography (10.00-11.30)
* Tomy Setyaki A. – Non Commercial Photography (13.00-14.00)
* Model Photo Session (14.00-15.00)
* Bajigur- Reimaging The Future (15.00-16.00)
* Pengumpulan Karya (17.30-18.00)
* Jhony Hendarta- How To Be Creative Lighting(18.00-19.30)
* Pengumuman Foto Favorit (19.30-20.00)
Kamis, 22 September 2011
* Registrasi (09.00-10.00)
* Imelda Sanuarita – Samsung Indonesia (10.00-11.00)
* Herry Gunawan – Documentary Photography (11.00-12.00)
* Makarios Soekoja – Underwater Photography (13.00-14.30)
* Kristupa W. Saragih – Strowbis Creative Lighting (14.30-15.30)
* Model Photo Session (15.30-17.00)
* Pengumpulan Karya (17.00-17.30)
* Pengumuman Foto Favorit (18.30-19.30)
* BEAT THE GURUS (19.30-20.30)
=====================================
Info selengkapnya dan Registrasi GRATIS!!!
=====================================
Pradit: 087839177785/081703948282/ Pin BB 268c5375
GUDANG DIGITAL
Jl. Gejayan No.8 Demangan, Jogjakarta (0274.547077)
GUDANG DIGITAL
Jogjatronik, Lt.1 No.8-9 (0274.420088)

Diskusi Buku Meraba Indonesia


Yogyakarta, www.jogjatv.tv - Aliansi Jurnalis Independen(A-J-I) mengadakan diskusi buku ‘Meraba Indonesia’ pada kamis(04/8)sore di gedung Teresa Universitas Atma Jaya Yogyakarta. Buku tersebut adalah catatan petualangan Jurnalis muda Ahmad Yunus, yang berkeliling Nusantara selama hampir 1 tahun.
Buku berjudul “Meraba Indonesia” berisi tentang perjalanan 2 orang Jurnalis muda Ahmad Yunus dan Farid Gaban, dalam menjelajah Nusantara dari Sabang sampai Merauke, dari pulau Miangas di ujung Utara hingga pulau Rote di ujung Selatan. Dengan mengendarai sepeda motor Win 100 CC bekas, mereka berpetualang dengan tujuan, mengagumi dan menyelami Indonesia sebagai negeri Bahari.
Selama kurang lebih 300 hari, mereka berdua telah berhasil menjelajah 55 pulau, mewawancarai ratusan orang, serta mendalami berbagai permasalahan yang dihadapi penduduk local. Semua pengalaman selama 300 hari tersebut, dituangkan ke dalam sebuah catatan yang ditulis dengan gaya Jurnalisme Sastrawi, sehingga buku Meraba Indonesia mampu menyajikan detail cerita, namun tetap ringan saat dibaca.
Menurut perwakilan dari A-J-I Bambang Muryanto, buku tersebut sekaligus sebagai sebuah sindiran bagi para Jurnalis lain, bahwa pulau pulau terluar di Indonesia memiliki permasalahan yang perlu diangkat agar diketahui oleh Public

TBS adakan diskusi buku

Solo (Solopos.com)–Taman Budaya Surakarta (TBS) akan mengadakan diskusi buku, Minggu (10/4/2011) pada pukul 20.00 WIB.
Buku yang akan didiskusikan adalah Composing While Dancing: An Improviser’s Companion karya Melinda Buckwalter yang berasal dari Amerika Serikat, di Pendapa Wisma Seni TBS.
Berdasarkan rilis yang diterima Espos, Kamis (7/4/2011), para pembahas buku  merupakan para pelaku pendidikan seni baik dosen dan mahasiswa. Seperti, Eko “Madonna” Supriyanto SSn MFA;
Dosen ISI Yogyakarta, Wasih Bantala M Sn, Fafa GNU MSn dan Miroto MFA. Diskusi tersebut akan dimoderatori oleh Halim HD.

(sumber : http://www.harianjogja.com/2011/pergelaran/tbs-adakan-diskusi-buku-92448 )

Edelman Video Part 3

Edelman Digital's PR Stragtegy for Kona Blue

Edelman Digital's Gary Goldhammer, SVP & Director Client Services West, explains its PR campaign strategy to increase Kona Blue Water Farms online visibility, especially with green bloggers.

Edelman Video Part 2


What the Public Believes: New Trends in Corporate Reputation Management